Perempuan Hening

wpid-gadis-sunyi.jpg.jpegwpid-gadis-sunyi.jpg.jpeg

Bulan beringsut
sabit pun tersenyum di layar malam
membuatku rindu purnama
ketika kau datang menyapa lamunanku,
dan aku tak lagi merasa kesepian…

Tak seperti purnama-purnama yang lalu saat cahayanya mengecup jemariku dengan bayangmu
dan dengan tiba-tiba
beranjak selepas dini hari
menampar sadarku untuk beranjak instropeksi
mungkin tiba saatku tuk bercermin…

Muara embun membeku di kuncup ilalang
tersenyum menyambut kesunyian purba
beserta sajak-sajak sendu terukir
di deret angka asmara
terlukis di lembar langit tersabit bulan
mengerikan memang, senyumnya,
senyumku dan tawaku
seakan menjadi naif dan hampa
selepas amarah dan ketidakrelaan untuk menghadapi puisi dan prosa kehidupan.

Bulan beringsut,
sabit pun tersenyum di layar malam,
membuatku tak bisa lagi tertawa
bukan sendu tapi aku menungg
datanglah kapan-kapan,
dan sapalah aku dengan bahasa yang bisa aku mengerti,
biar kita bisa bercakap dengan kesepian…

Iklan

Penulis: lelaki hening

karena dalam hening, selalu ada ketenangan